10 Mar, 2008
Peran Pemercaya di tengah Masyarakat Majemuk
Pdt. Dr. Jopie Rattu., D. Th
Prawacana
Allah memberkati Adam dan Hawa dan menyuruh mereka untuk memenuhi bumi, menaklukannya dan memerintah atasnya. Taman Firdaus adalah tempat hunian mereka (Kej 2: 15). Dengan memberi nama terhadap binatang-binatang, Adam melaksanakan perintahnya sebagai wakil Allah (Kej 2: 19). Jadi, dua pasal awal dalam kitab Kejadian menegaskan tentang harmonisasi dan kehidupan yang indah tanpa dosa. Namun dalam Kejadian 3: 7, hubungan antara Pencipta dan ciptaan-Nya itu, berubah. Sejak itu, manusia harus mengusahakan kehidupannya dengan peluh dan keringat (Kej 3: 17-19). Read the rest of this entry »
10 Dec, 2007
FENOMENA AGAMA ASLI
(Purnawan Tenibemas. Ph.D)
Pengantar
Yang dimaksud dengan agama asli adalah agama yang bukan datang dari luar suku penganutnya . Karenanya agama asli kerap juga disebut agama suku yang berbeda dengan agama dunia . Agama asli ini pada dasarnya tidaklah bersifat misioner. Agama ini lahir dan hidup bersama sukunya dan mewarnai setiap aspek kehidupan suku penganutnya. Agama ini telah dianut oleh suku penganutnya jauh sebelum agama dunia diperkenalkan kepada suku itu. Read the rest of this entry »
10 Dec, 2007
TEOLOGI INJILI
(Relevansinya dari Perspektif Penginjilan)
Oleh: Masanory Kurasawa
Tokyo Christian University & Seminary
Pendahuluan
“Maka kata-Nya (Yesus) kepada murid-murid-Nya : “Tuaian memang banyak tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu” (Mat. 9:37-38).
Tujuan pendidikan teologi adalah untuk memperlengkapkan dan melatih para rohaniwan Kristen untuk memperluas kerajaan Allah dalam Yesus Kristus. Lembaga-lembaga teologi adalah sarana untuk melaksanakan misi gereja dalam menemukan, memperlengkapkan, melatih, dan mengutus orang-orang yang menikmati kerajaan Allah oleh imannya di dalam Yesus Kristus. Read the rest of this entry »